2 September 2010

freedom institute » CENTER FOR DEMOCRACY, NATIONALISM, AND MARKET ECONOMY STUDIES

banner
Akademi Merdeka Indonesia I “Membela Hak Individu dalam Politik dan Ekonomi”

Program baru Freedom Institute untuk mahasiswa, Akademi Merdeka, terselenggara di Lido Lakes Resort Hotel hotel selama tiga hari mulai Jumat 26 Februari hingga Minggu 28 Februari. Duapuluh delapan peserta dari sebelas universitas terpilih dari sekitar 100 pendaftar untuk mengikuti program berformat peserta aktif ini.

Dua narasumber dari disiplin ilmu politik dan ekonomi, Luthfi Assyaukanie (Freedom Institute) dan Poltak Hotradero (PT Recapital), mengisi acara ini dua seri ceramah. Selanjutnya aktivitas diskusi, kerja kelompok, dan presentasi peserta – yang kemudian dikomentari para narasumber secara konstruktif – dipandu oleh M. Husni Thamrin dan Adinda T, Muchtar, masing-masing dari Friedrich Naumann Stiftung dan The Indonesia Institute.

Program ini diakhiri dengan penyusunan program kerja mahasiswa yang akan dilanjutkan pelaksanaannya pasca akademi ini, baik di kampus-kampus masing-masing maupun di Wisma Proklamasi (kantor Freedom Institute) mulai bulan Maret hingga akhir tahun ini.

Residential program Akademi Merdeka ini terselenggara atas kerjasama dengan Atlas Global Initiative, yang mencetuskan ide penyelenggaraan program ini bersama beberapa rekan liberal di Indonesia, berada di bawah platform AkademiMerdeka.org. Wan Saiful Wan Jan, editor AkademiMerdeka.org, menjelaskan bahwa meskipun platform in juga berfungsi sebagai banner bagi program-program sejenis di Malaysia, Brunei, dan Singapura, residential program ini hanya diadakan di Malaysia dan Indonesia.

Akademi Merdeka Indonesia ini akan berlanjut dengan berbagai program lain yang digagas mahasiswa selama akademi ini, termasuk penyelenggaraan kelas-kelas diskusi pemikiran, penerjemahan dan penerbitan teks-teks dasar, dan beberapa kegiatan penggiatan pemikiran mahasiswa lainnya. Mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti Akademi Merdeka berikutnya mohon menunggu pengumuman jadwal dari kami berikutnya.

Makalah: Kemerdekaan Secara Ekonomi
Persaingan, Kemerdekaan Berusaha, dan Kapitalisme
Assyaukanie_Liberalism_Introduction

telah dibaca : 2270

BERITA SEBELUMNYA
Melanjutkan tradisi yang sudah berlangsung selama delapan tahun, kali ini Freedom Institute memberikan penghargaan tahunan di lima bidang berikut: kesusastraan, pemikiran sosial, kedokteran, sains, dan teknologi. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini ditambahkan satu hadiah khusus yang diberikan kepada peneliti muda di bawah 40 tahun.

Inilah para penerima PAB 2010:
Sitor Situmorang (bidang Kesusastraan)
Daoed Joesoef (bidang Pemikiran Sosial)
S. Yati Soenarto (bidang Kedokteran)
Daniel Murdiyarso (bidang Sains)
Sjamsoe’oed Sadjad (bidang Teknologi)
Ratno Nuryadi (Hadiah Khusus)
imageKemarin (21 juni 2010) Freedom Institute telah menerima surat dari Sdr. Goenawan Mohamad, penerima Penghargaan Achmad Bakrie 2004 untuk kategori kesusastraan. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi karya, dedikasi dan pengabdian Sdr. Goenawan terhadap dunia sastra dan kebudayaan Indonesia. Lewat surat tersebut, Sdr. Goenawan mengembalikan penghargaan yang diterimanya kepada Freedom Institute.
B A N N E R
Aku, Pensil This CD is a mini library of classical and modern texts that discuss and explain the beneficial effects of free societies and the institutional arrangements that underpin them Membela Hak Individu dalam Politik dan Ekonomi Laporan Kegiatan Desember 2008 - November 2009 banner agenda 2009 banner gerakan kebebasan sipil banner kpw banner freelib banner diskusi banner penghargaan banner 68 tahun bakrie untuk negeri
VIDEO
fins-video


FOTO