UNDANGAN DISKUSI PUBLIK
"Pemanasan Global, Perubahan Iklim, dan Kebebasan Kita"
Sejak 1992 di Rio de Jeneiro hingga 2011 di Durban, isu pemanasan global dan perubahan iklim menempati agenda utama para pemimpin dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penyelematan bumi dari bencana planeter telah berkali-kali dicanangkan. Berbagai program aksi di tingkat antar-bangsa, nasional, maupun lokal telah disusun dan dijalankan, meskipun seringkali masih terseok-seok. PBB telah sepakat lingkungan bumi perlu dijaga dari kerusakan akibat ulah manusia. Kesejahteraan dan keselamatan umat manusia menjadi pertaruhan jika bangsa-bangsa gagal menghentikan pemanasan global, demikian landasan etis kebijakan global penanganan perubahan iklim yang ada sekarang.
Banyak pertanyaan dapat diajukan tentang kenapa isu kebijakan penanganan perubahan iklim ini seringkali terseok-seok di tingkat policy making dan eksekusi. Jawaban pun bisa diberikan dari berbagai perspektif: ekonomi, politik, sosial budaya, teknologi, dsb. Namun tak banyak bahasan yang mengkaitkan isu kebijakan ini dengan dimensi kebebasan individu.
Untuk mendiskusikan aspek kebebasan individu dari kebijakan penanganan perubahan iklim ini, Freedom Institute dan Friedrich Naumann Stiftung (FNS) dengan hormat mengundang Anda untuk hadir pada acara diskusi publik bersama pemikir liberal dari Jerman, Dr. Stefan Melnik. Acara akan diadakan pada:
Hari, tanggal: Selasa, 3 April 2012
Pukul: 17.00-18.00 WIB Pemutaran film “The Great Global Warming Swindle” 75 mnt (Martin Durkin, 2007)
19.00-21.00 WIB Diskusi
Tempat: Ruang Diskusi Freedom Institute , Wisma Proklamasi, Jl Proklamasi 41, Jakarta
Moderator: Nirwan Ahmad Arsuka (Freedom Institute)
Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Terima kasih.
Hormat kami,
Freedom Institute
biodata Stefan Melni
telah dibaca : 1267
BERITA SEBELUMNYA
Kebebasan seperti apakah yang paling penting untuk kehidupan manusia? Isaiah Berlin membagi dua jenis kebebasan dalam bukunya "Two Concept Of Liberty". Pertama adalah kebebasan negatif yaitu kondisi yang meniadakan penghalang kebebasan. Kedua adalah kebebasan positif yang mengandaikan manusia bisa bebas melakukan hal-hal yang baik dan positif. Konsep negatif di atas telah mengilhami beberapa ide yang serupa dari Friedrich Hayek, Milton Friedman, hingga Amartya Sen. Foru