E-Book Penerbitan Buku
Apr 08

E-Book Penerbitan Buku

Menemukan Kembali Liberalisme

054 menemuka kembali liberalisme

Ludwig von Mises
Jakarta: Freedom Institute, 2011

Buku ini, yang pertama kali terbit dalam bahasa Jerman pada tahun 1927 dan dalam bahasa Inggris pada tahun 1965, menegaskan, bahwa liberalisme per definisi adalah doktrin tentang kebebasan yang merata dan kesempatan yang setara untuk setiap individu tanpa pengaturan, kontrol dan regulasi dari negara (berbeda dengan kolektivisme dan intervensionisme). Liberalisme juga berurusan dengan aktivitas manusia menyangkut soal kesejahteraan material (berbeda dengan agama, misalnya).

Ludwig von Mises (1883-1973) tak henti henti mengkampanyekan paham liberalisme klasik yang dianutnya. Baginya, liberalisme sosial ala Amerika yang tercermin dalam bentuk kebijakan regulasi dan intervensi negara terhadap mekanisme pasar merupakan ancaman terhadap keberlangsungan masyarakat bebas, yang tidak kalah berbahayanya dibanding dengan ideologi kolektivisme seperti sosialisme dan komunisme.

Ahmad Sahal,
Kata Pengantar
Download E-book

 

Ancaman Kolektivisme

053_Ancaman_Kolektivisme.jpg

Friedrich A. Hayek
Jakarta: Freedom Institute, 2011

Kalau dilihat secara post-factum, sejarah kelihatannya berjalan sendiri dengan begitu mudah dan terang benderang. Tetapoi di Eropa, saat Friedrich A. Hayek menerbitkan The Road to Serfdom, ia lebih dianggap sebagai kaum pinggiran yang berusaha membendung arus deras perubahan. Dibutuhkan hampir tiga decade sebelum Hayek, bersama tokoh-tokoh lainnya seperti Milton Friedman, pada akhirnya mulai mencuri perhatian publik dan kemudian, dengan munculnya Margaret Thatcher di Inggris dan Ronald Reagan di Amerika Serikat dianggap sebagai kaum visioner yang mengubah sejarah.

Kalau sekarang kita membaca kembali karya-karya Hayek tidak berarti bahwa kita bersikap romantis terhadap sejarah yang tidak mungkin lagi berulang. Pandangan Hayek terhadap kebebasan dan kaitannya dengan sistem ekonomi dan sistem politik masih terus relevan dan perlu kita pelajari. Hayek tidak melihat sistem ekonomi, politik, hukum dan perilaku alamiah manusia sebagai kotak-kotak yang terpisah. Ia marangkai semua itu dalam sebuah pandangan yang menyeluruh dan mengaitkannya dengan satu hal yang menjadi tolak pemikiran, yaitu kebebasan manusai.

Rizal Mallarangeng
Pengantar
Download E-book

 

052_ideologi_islam_dan_utopia.jpg

Luthfi Assyaukanie
Jakarta: Freedom Institute, 2011

"Buku yang sangat bagus ini akan berdampak besar pada pembahasan terkini tentang hubungan antara Islam dan politik di Indonesia. Kekuatan terbesarnya terletak pada karakterisasi inovatif tiga model negara di Indonesia, bukan dua model seperti biasa, yakni negara Islam dan negara sekuler. Dengan brilian, Luthfi menggambarkan model tiga, yang dia sebut negara Demokrasi Agama, dan dalam proses penggambaran itu dia membantu memperjelas pengertian kita tentang model-model negara di Indonesia."

Profesor R. William Liddle
Ohio State University, Amerika Serikat

"Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekaligus teoritis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an samapai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoritis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik idela mereka, dan sekaligus dengan menyediakan instrumen untuk untuk analisis lebih jauh. Buku ini ditulis dengan penuh keyakinan dan disampaikan dengan argumen yang sangat kokoh. Ia memberi perspektif baru tentang karakter, substansi, dan arah perjalanan pemikiran politik di Indonesia."

Profesor Robert E. Elson
University of Queensland, Australia
Download E-book

 

Umat Bergerak : Mobilisasi Damai Kaum Islamis di Indonesia, Malaysia, dan Turki

051_UmatBergerak.jpg

Julie Chernov Whang
Jakarta: Freedom Institute; Friedrich Naumann Stiftung , 2011

Buku Julie Hwang ini adalah salah satu dari sedikit karya serius yang ada, yang membicarakan secara komparatif pergerakan Islam kontemporer di tiga negara-Indonesia, Malaysia, dan Turki. Buku dengan pendekatan seperti ini diperlukan sebab ia memberikan benang merah mengenai persamaan dan perbedaan gerakan-gerakan Islam yang ada. Dengan itu, pola umum dari gerakan tersebut dapat dipahami, baik dalam konteks kesamaannya maupun perbedaannya.

Selain itu, buku ini bersedia menempatkan negara sebagai faktor penting yang ikut membentuk dan mempengaruhi format dan isi gerakan Islam kontemporer yang cukup bervariasi. Dalam konteks ini harus diakui bahwa penulisnya cukup berani, sebab banyak orang yang bersikap sinis terhadap kerangka pendekatan yang bersifat state-centered. Mereka biasanya lebih senang melihat fenomena-fenomena politik yang ada dalam perspektif society-centered.

Bahtiar Effendi, Kata Pengantar
Download E-book

 

Menegakkan Hukum, dan Hak Warga Negara : Pers, Buku dan Film

  • 050_Menegakkan.jpg
Adinda Tenriangke Muchtar dan Antonius Wiwan Koban
Jakarta: Freedom Institute; Friedrich Naumann Stiftung , 2010

Buku tipis ini berangkat dari kegundahan buruknya kondisi kebebasan berekspresi di Indonesia. Sejatinya, setelah sepuluh tahun reformasi, kondisi kebebasan kita semakin baik. Politik yang semakin stabil dan pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus semestinya diiringi dengan pencapaian di bidang lain, khususnya menyangkut kebebasan pers, buku, dan film. Buku ini di niatkan sebagai guidelines yang bisa digunakan oleh para politisi, pengambil keputusan, dan pemimpin negeri ini untuk melihat persoalan seputar kebebasan berekspresi di Indonesia. Ditulis secara ringkas dan padat, buku ini di harapkan dapat memberikan gambaran umum tentang persoalan yang kita hadapi.

Luthfi Assyaukanie, Pengantar
Download E-book

 

Mitos Meleset Malaise

  • 046_Mitos.jpg
Lawrence W. Reed
Jakarta: Freedom Institute; Friedrich Naumann Stiftung , 2010

LAWRENCE W. REED adalah presiden Foundation for Economic (FEE), didirikan pada 1946 dan berpusat di Irvington, New York, dan presiden Emeritus Mackinac Center for Public Policy di Midland, Michigan. sebelum menjadi presiden FEE pada september 2008, dia memimpin Mackinac Center selama 20 tahun. Reed adlah penulis lebih dari 1.000 kolom dan artikel yang muncul dalam publikasi-publikasi di seluruh dunia, termasuk The Wall Street Journal, Investor's Business Daily, The Detroit News, USA Today dan Christian Science Monitor. Dia telah mengunjungi 70 negeri dan menyampaikan pidato di banyak negeri, termasuk "Seven Principles of Sound Policy" yang terkenal itu di Universitas Rakyat Beijing, China. Dia mantan presiden dan anggota dewan selama 15 tahun State Policy Network. Dia duduk di dewan pengawas Foundation for Economic Education pada 1990-an dan telah menulis hampir 200 artikel di jurnal FEE, The Freeman, sejak 1977. Informasi lebih jauh tentang penulis dan kedua organisasi yang mensponsori publikasi ini bisa dibaca di www.fee.org dan www.mackinac.org
Download E-book

 

Hukum : Rancangan Klasik untuk Membangun Masyarakat Indonesia

  • 043_Hukum.jpg
Bastiat, Frederic
Jakarta: Freedom Institute, 2010
Judul asli : The Law

Dalam buku ini Bastiat memang keras sekali menyerang sosialime (di samping proteksionisme dan komunisme). Ia khawatir, orang-orang yang melihat hukum sebagai alat untuk mengorganisasikan keadilan, akan dengan mudah menjadikannya sebagai alat untuk mengorganisasikan tenaga kerja, pendidikan, bahkan agama. Merampas hak milik orang lain untuk membayar gaji guru yang diminta mengajar di sekolah-sekolah gratis, menurut Bastiat termasuk perampasan legal.

Tentu kita bisa memperdebatkan ini, terutama jika mengingat sifat barang publik dari pendidikan dasar. Namun hukum semestinya diterima bahkan oleh mereka yang harus membayar untuk redistribusi semacam itu. DI lapangan agama, hukum justru digunakan unutk menindas. Dalam pasar kerja, hukum bisa merugikan mereka yang belum masuk; atau yang berada didalam, namun berdiri pada kondisi marjinal. Banyak logika keliru yang dihantam oleh Bastiat, termasuk aspek-aspek hukum dalam buku ini (misalnya cukai, tarif, subsidi dan upah minimum) Buku ini hanya salah satu dari sumbangan pemikiran bastiat. Ia telah berkelahi dengan sederet kesalahkaprahan.

Arianto A. Patunru, “Pengantar”
Download E-book

 

Aku Pensil

  • 041_Aku.jpg
Tim Penyusun : Freedom Institute
Jakarta: Friedrich-Naumann-Stiftung dan Freedom Institute, Liberal Society, 2009






Download E-book

 

Di Balik Korupsi Yayasan Pemerintah

  • 037_Dibalik.jpg
Lex Rieffel ; Karaniya Dharmasaputra
Freedom Institute Jakarta 2009

Buku ini menyodorkan jawaban terhadap rangkaian skandal korupsi yang terkait dengan yayasan-pemerintah, yang terus membelit Indonesia sejak tahun 1999-Kasus Yanatera Bulog, Yayasan Kesejahteraan dan Perumahan Prajurit (YKPP) Departemen Pertahanan, dan terakhir, Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Bank Indonesia. Penjelasan yang ditawarkannya bersumber dari sebuah penelitian empiris terhadap yayasan-pemerintah di 70 departemen, kementrian, dan lembaga pemerintahan pusat. Merupakan studi kebijakan yang pertama kali diadakan di wilayah ini di Indonesia, riset ini-termasuk survey lapangan-berlangsung satu tahun sepanjang Januari-Desember 2007. Lex Rieffel adalah peneliti senior Brookings Institution, Washington, D.C. Sejak 2002. Pada 1971-73 dia berkerja sebagai ekonom USAID di Jakarta, lalu bergabung dengan Departemen Keuangan AS selama 18 tahun (1975-94) dan Institute of International Finance (1994-2001). Lex juga merupakan profesor ekonomi internasional di George Washington Univercity, Washington, D.C. Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it KARANIYA DHARMASAPUTRA adalah peneliti Freedom Institute, Jakarta, juga pendiri dan pemimpin redaksi portal berita VIVAnews.com. Pada 1998-2007 dia berkerja di majalah Tempo. Karena karya-karya jurnalistiknya dalam mengungkap koripsi, pada 2002 dia dianugerahi Bung Hatta Anticorruption Award. E-mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Download E-book

 

Gerakan kebebasan sipil : studi dan advokasi kritis atas Perda Syari`ah

  • 035_Gerakan.jpg
Ihsan Ali-Fauzi ; Saiful Mujani
Jakarta: Nalar, 2008

Buku ini mencoba memotret sebuah pendalaman demokrasi dan penghoramatan terhadap hak-hak asasi yang terjadi di tanah air kita. Terekam di sini suatu dinamika di mana perda-perda bernuansa Syari’ah yang dianggap mengancam kebebasan sipil dipelajari secara seksama, didiskusikan secar kritis bersama berbagai kelompok masyarakat sipil dari berbagai latar belakang, dan yang kesepakatan mengenai apa pun mengenainya dari sini disampaikan kepada pejabat publik yang bertanggungjawab atas keluar dan dilaksanakannya perda-perda itu--suatu proses yang bernilai pada dirinya sendiri. Tersaji juga di sini liputan media massa mengenainya dan polemik yang berkembang karenanya. Buku ini merekam sebuah model partisipasi politik warga negara yang mungkin bisa dijadikan contoh bagai mana kita bisa menyelesaikan perbedaan pendapat, bahkan konflik kepentingan, secara damai, bermartabat, dan beradab.
Download E-book

 

Dari langit: kumpulan esai tentang manusia, masyarakat, dan kekuasaan

  • 034_Dari.jpg
Rizal Mallarangeng
Jakarta : KPG, Freedom Institute 2008

“Tulisannya (Rizal Mallarangeng) tentang pelbagai persoalan politik di Indonesia, yang dihimpun dalam buku ini, menunjukkan kualitas yang langka di antara mereka yang mengisi kolom-kolom koran dan majalah sejak dua dasawarsa terakhir: paparannya terang, tapi tak pernah simplistis, argumennya bergairah, tapi tak pernah meremehkan pandangan yang berlawanan.. Ia dapat menggabungkan pengetahuan teori yang luas dan dalam-yang tak saya lihat pada ilmuwan politik lain-dengan rasa terlibat dalam soal-soal yang aktual di sekitarnya.... Ketika demokrasi liberal dirundung apa yang disebut Simon Crithley dalam Infinitely Demanding (Verso, 2008) sebagai “motivational deficit”, kembalinya “the ethical” ke dalam “the political” memang perlu. Dalam tulisan-tulisannya , Rizal tidak mencoba membantu pencarian ke arah itu. Tapi itu memang bukan tugas dan panggilannya sebagai seorang ilmuwan politik-meskipun ia ilmuwan dan sekaligus komentator politik terbaik yang kita punyai selama ini.” Goenawan Mohamad
Download E-book

 

Membela Kebebasan

  • 020_Membela.jpg
Hamid Basyaib
Jakarta : Pustaka Alvabet ; Freedom Institute, Agustus 2006

Liberalisme dan segala sesuatu yang terkait dengan paham kebabasanini sedemikian cemar dalamkesadaran bangsa Indonesia. Enam puluh tahun setelah negeri kita merdeka, tak ada seorangpun yang berani membentuk partai politik liberal atau sebaliknya menggariskan haluan ini dalam platformnya. Sejarah lembaga swadaya masyarakatdi berbagai bidang di tandai kuatnya dominasi kelompok-kelompok yang beraliran anti liberal.

Organisasi-organisasi keagamaanpun mengecamnya, karena mengidentikannya dengan ketidakadilan sosial dan gaya hidup serba-bebas.”Liberalisme” dan “liberal” selalu di sebut dengan nada mencibir, kalaupun bukan dengan rasa jijik dan benci, juga di media masssa dan lembaga-lembaga pendidikan.

Seberapa jauh kebenaran pencitraan negatif itu? tiga puluh empat tulisann dalam buku ini mencoba mendudukkan isu ini secara lebih proporsional. Berasal dari program radio “Forum Freedom”, buku ini meliput pelbagai aspek dengan bertumpu pada semangat paham kebebasan tersebut.
Download E-book

 

Pelaku Berkisah: Ekonomi Indonesia 1950-an sampai 1990-an

  • 016_Pelaku.jpg

Thee Kian Wie
Jakarta : Freedom Institute; Kompas, 2005

Inilah buku bergaya memoar tentang sejumlah tokoh Indonesia terkemuka yang telah memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Ditulis berdasarkan wawancara yang panjang, buku ini tidak hanya menampilkan para pembuat kebijakan, melainkan juga pengusaha. Mereka yang menaruh perhatian pada sejarah ekonomi Indonesia, terutama ekonom, pengambil kebijakan ekonomi, dan mahasiswa ekonomi, patut membaca buku ini.
Download E-book

Author: administrator
Print PDF

Dengarkan

Freedom Audio

Kumpulan rekaman
audio dan diskusi Freedom Institute

BUKA PODCAST FREEDOM >>

Freedom Institute

Surat Berkala

Terima undangan dan berita terbaru Freedom Institute  

DAFTAR SURAT BERKALA >>

Baca

Buku Freedom

Temukan koleksi buku terbaru perpustakaan Freedom Institute

Cari disini >>

©2012 FREEDOM INSTITUTE. All rights reserved.

Google+