Forum Politik I: “THE FUTURE OF INDONESIA”
Feb 05

Forum Politik I: “THE FUTURE OF INDONESIA”

Pemilu-20141

Bagaimana politisi kita yang sudah ada di, atau sedang berjuang untuk masuk parlemen memandang masa depan Indonesia? Ini adalah tema seri diskusi yang diadakan oleh Freedom Institute bekerja sama dengan FNF Indonesia menjelang hajatan besar Pemilu 2014.

 

Tema ini memang bersifat umum, sebab tujuan diskusi ini adalah merangsang para politisi kita untuk melihat visi besar ke depan untuk negeri kita. Kalau memakai metaphor pelayaran tradisional, tugas politisi yang paling pokok adalah kombinasi antara dua pekerjaan. Pertama adalah tugas seorang juru-tinjau, dan kedua adalah seorang nakhoda.

 

Tugas juru-tinjau adalah melihat cakrawala yang jauh di depan kapal, mengintip segala mara-bahaya, dan melihat kemungkinan-kemungkinan. Sementara tugas nakhoda adalah memberikan arah kepada kapal, mengambil keputusan-keputusan yang penting di saat-saat yang menentukan arah kapal.

 

Dengan kata lain, tugas politisi, selain perkara-perkara praktis menyangkut “the art of the possibilities”, seni mendayung di antara berbagai kemungkinan, adalah melihat ke depan dan menentukan arah suatu bangsa.

 

Pembicaraan politik dengan arah seperti ini tampaknya sudah kian jarang dilakukan di negeri kita. Para politisi lebih banyak disibukkan dengan urusan “duniawi” menyangkut cara merebut kekuasaan, mempertahankannya, serta membagi-bagi sumber daya politik di antara kelompok-kelompok kepentingan.

 

Kita perlu mendorong juga agar politisi kita berbicara agak sedikit “jauh dari dunia”, dan melihat kemungkinan-kemungkinan ke depan bagi negeri kita.

 

 

Tema perdana yang akan diangkat dalam Forum Politik ini adalah tentang Politik pemberantasan korupsi. Banyak hal telah dicapai oleh negeri kita dalam urusan pemberantasan korupsi, antara lain adalah lahirnya KPK. Lembaga ini, terutama di bawah kepemimpinan Abraham Samad sekarang, telah melakukan banyak terobosan penting. Sasaran KPK bukan lagi “ikan kecil” lagi seperti pernah menjadi sinisme publik dulu, tetapi juga “ikan besar”. Dan ikan besar ini mencakup banyak pihak: pejabat pemerintah, tokoh partai, dan anggota parlemen. Tentu saja, ini perkembangan yang patut kita syukuri. Tetapi ada banyak pertanyaan yang masih mengambang di udara, dan membuat publik terus masygul: Kenapa korupsi begitu endemik menyerang hampir semua sendi-sendi kenegaraan kita, hingga ke Ketua MK, lembaga yang sangat kita hormati? Apa akar masalah ini? Bagaimana memutus budaya korupsi, jika korupsi memang benar telah menjadi semacam budaya? Adakah yang masih kurang dalam upaya pemberantasan korupsi kita? Adakah pekerjaan rumah yang lalai belum kita kerjakan?

 

Forum ini akan diselenggarakan pada

Hari/Tanggal               : Rabu, 12 Februari 2014

Waktu                          : 18.30 – 21.00 WIB

Pembicara                    : Nurul Arifin (Partai Golkar)

Didi Irawadi (Partai Demokrat)

Taufik Basari (Partai Nasdem)

Bambang Widjajanto (Komisioner KPK)

Tempat                        : Ballroom Wisma Proklamasi

Jalan Proklamasi No. 41 Jakarta Pusat

 

Kami mengundang Anda semua untuk menghadiri Forum politik ini. Acara ini terbuka untuk umam dan tidak dikenakan biaya. Terima kasih.

 

Salam,

 

Freedom Institute – FNF Indonesia

Author: Wahyu
Print PDF

Dengarkan

Freedom Audio

Kumpulan rekaman
audio dan diskusi Freedom Institute

BUKA PODCAST FREEDOM >>

Freedom Institute

Surat Berkala

Terima undangan dan berita terbaru Freedom Institute  

DAFTAR SURAT BERKALA >>

Baca

Buku Freedom

Temukan koleksi buku terbaru perpustakaan Freedom Institute

Cari disini >>

©2012 FREEDOM INSTITUTE. All rights reserved.

Google+