Laporan National Conference Youth & Students: Keseriusan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia Menanggapi Perubahan Iklim
Jul 30

Laporan National Conference Youth & Students: Keseriusan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia Menanggapi Perubahan Iklim

IMG 0739-1200x800

oleh Sukma Hari Purwoko

The best way to predict the future is to create it, itulah kutipan Abraham Lincoln yang turut menjadi semangat para pemuda dan mahasiswa Indonesia untuk berhimpun membahas mengenai perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Pada tanggal 27 s/d 29 Juni 2015, FNF (Friederich Naufman Foundation) dan Freedom Institute serta YFN (Youth Freedom Network) mewadahi mereka dalam forum konferensi nasional bertajuk “Climate Change & Sustainable Development” di Umalas Hotel & Residence, Denpasar, Bali.

Konferensi nasional ini bertujuan untuk merumuskan naskah rekomendasi kebijakan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, panitia juga turut mengundang dua pejabat dari Kemenhukam (Kementrian Hukum dan Ham). Direktur Program FNF Indonesia M. Husni Thamrin dan Nong Darol Mahmada sebagai program officer freedom institute juga turut hadir. Adapun pemandu acara adalah dua fasilitator dari YFN, yaitu Nur Kholim dan Muhamad Ikhsan.

IMG 0689

Mukadimah acara di isi oleh sekapur sirih dari Moritz Kleine, Project Director of FNF Indonesia bidang perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Sekapur sirih Moritz mengantarkan pemahaman para peserta kepada betapa perlunya diskursus mengenai perubahan iklim. Berbagai pertanyaan kepada Morits dan feed back dari para partisipan mewarnai dinamika forum pada hari pertama.

Hari kedua forum semakin dinamis. Presentasi tentang “Promoting Climate Change and Sustainable Development Issues in ASEAN” disampaikan oleh Mr. Amin Ahmad, lead and profesional development society Malaysia. Mr. Amin Ahmad menyatakan bahwa solusi terhadap segala permasalahan publik, termasuk problem perubahan iklim datang dari keterlibatan banyak orang (decentralization methode), bukan keterlibatan dari segelintir orang (sentralization method). Solusi perubahan iklim sangat tepat dibahas dalam forum-forum seperti acara ini.IMG 0691

Agenda pada hari kedua dilanjutkan dengan presentasi dari para peserta; presentasi paper yang telah dinyatakan lolos oleh panita dan presentasi dari hasil FGD. Diantaranya dari Juan Mahaganti dari Amage Institute Manado yang mengusung karya ilmiah “Climate Trade Expanded: Micro Application of Coase Theore", Iqbal Dawam Wibisono dari UNPAD Bandung dengan karya ilmiah "Subsidi BBM: Efektifitas Anggaran, Distribusi Pendatan, & Lingkungan", dan Latifah Alhakimi dengan "Analisis Spasial Dampak Perkembangan Kota terhadap Degradasi Ruang Terbuka Hijau di Urban Fringe Kota Yogyakarta Bagian Timur Tahun 2005-2010".

Adapun sesi FGD para peserta yang terbagi dalam kelompok merumuskan empat hal, yaitu metode pengelolaan hutan gambut, Intervensi Kebijakan, teknologi dan inovasi untuk energi terbarukan serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui voluntery action.

IMG 0692

Acara pada hari ketiga yaitu penutupan. Sebelum sesi penutupan, seluruh peserta forum bersama penyelenggara merumuskan gerakan kedepan. Perawatan jaringan adalah yang utama, memperluas jaringan adalah agenda yang akan terus dilanjutkan. Dari seluruh perwakilan kampus seluruh indonesia, terpilih tiga koordinator wilayah; Diovio Alfath dari Universitas Indonesia,Sukma Hari Purwoko dari Universitas Jember, dan Juan Mahaganti dari Amage Institute Manado.

Setelah serangkaian prosesi selesai, acara ditutup dengan pembagian buku kepada peserta secara gratis. Adapun buku yang dibagi kepada para peserta adalah Mitos Meleset Malaise karya Lawrence W. Reed, Kebebasan Tatanan Hukum dan Ekonomi Pasar karya Detmar Doering, Aku Pensil terjemahan dari Juan Mahaganti, dan Petualangan Jonatahan Guilible Sebuah Odisei Pasar Bebas karya Ken Schoolland. Pembagian buku-buku tersebut diharapkan dapat memperkaya khasanah keilmuan para peserta mengenai perubahan iklim.

IMG 0719

Henry Ford pernah berkata “Datang bersama adalah awal, kebersamaan adalah kemajuan, dan bekerjasama adalah keberhasilan”. Sebagaimana Henry Ford, kita juga meyakininya. Salam kebebasan!

Author: yubud
Print PDF

Dengarkan

Freedom Audio

Kumpulan rekaman
audio dan diskusi Freedom Institute

BUKA PODCAST FREEDOM >>

Freedom Institute

Surat Berkala

Terima undangan dan berita terbaru Freedom Institute  

DAFTAR SURAT BERKALA >>

Baca

Buku Freedom

Temukan koleksi buku terbaru perpustakaan Freedom Institute

Cari disini >>

©2012 FREEDOM INSTITUTE. All rights reserved.

Google+